Lampu yang menyala sendiri, kamera yang bisa dipantau dari kantor, dan kunci yang dibuka lewat ponsel — rumah pintar memang nyaman. Namun setiap perangkat yang terhubung internet adalah pintu potensial bagi peretas. Kabar baiknya, dengan beberapa langkah sederhana Anda bisa menikmati kemudahannya tanpa mengorbankan keamanan.

1. Ganti kata sandi bawaan setiap perangkat

Hampir semua kamera IP, smart hub, dan router datang dengan kata sandi pabrik seperti "admin123". Peretas memiliki daftar kata sandi bawaan ini dan memindai internet untuk menemukannya. Langkah pertama setiap kali memasang perangkat baru: ganti kata sandi admin dengan yang unik dan kuat, lalu simpan di pengelola kata sandi.

2. Amankan jaringan WiFi Anda

WiFi adalah fondasi seluruh smart home. Gunakan enkripsi WPA3 (atau setidaknya WPA2-AES) dengan kata sandi WiFi yang panjang dan unik. Sebaiknya buat jaringan WiFi tamu terpisah khusus untuk perangkat IoT agar ponsel dan laptop Anda terisolasi dari kamera atau bohlam pintar yang kurang aman.

3. Perbarui firmware secara rutin

Produsen perangkat pintar merilis pembaruan untuk menutup celah keamanan yang ditemukan peneliti. Banyak kamera dan smart plug bisa diatur untuk memperbarui firmware otomatis — aktifkan fitur ini. Setidaknya periksa pembaruan sebulan sekali lewat aplikasi pendamping perangkat Anda.

4. Kelola akses kamera dan mikrofon

Kamera dalam ruangan menyimpan rekaman yang sangat pribadi. Nonaktifkan kamera saat Anda di rumah melalui mode privasi di aplikasi, atau gunakan penutup lensa fisik. Untuk asisten suara, tinjau dan hapus rekaman suara tersimpan secara berkala, dan matikan fitur yang Anda tidak butuhkan.

5. Aktifkan autentikasi dua faktor

Akun cloud yang mengontrol kunci pintar, alarm, dan kamera harus dilindungi lebih dari sekadar kata sandi. Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) di semua aplikasi smart home — ini menggagalkan hampir semua upaya pembobolan akun jarak jauh, bahkan jika kata sandi Anda bocor.

6. Audit perangkat yang jarang dipakai

Setiap beberapa bulan, buka aplikasi smart home Anda dan hapus perangkat yang sudah tidak dipakai dari akun. Perangkat tua yang terlupakan tidak lagi mendapat pembaruan dan menjadi titik lemah. Kurangi jumlah perangkat terhubung seminimal mungkin tanpa mengorbankan fungsi.